Beriman pada aku Akhir mempengaruhi cara pandang sesorang dan konsistensinya di dalam beramal shalih dan fakta kepada Allah serta sanggup menjauhkannya dari egoisme dan riya.Karena itu, tidak aneh kalau kita mengeksplorasi cukup crowd ayat Al-Qur`an apa mengaitkan antara amal shalih dan keimanan kepada aku Akhir. Allah  berfirman,“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan aku Kemudian.” (At-Taubah:18). Also firman-Nya,“Dan orang-orang apa beriman kepada adanya hayatnya akhirat tentu saja beriman kepadanya (Al-Qur’an) dan mereka selalu memelihara shalatnya.” (Al-An’am: 92)Mengingatkan orang-orang yang lalai dan disibukkan oleh kehidupan dan kenikmatan dunia, sehingga dia lupa karena beribadah kepada Allah mencapai ketaatan dan dilupakan bahwa akhirat adalah tempat tinggal yang abadi dan kekal.Allah memuji para Rasul-Nya batin Al-Qur`an dan refers latar belakang apa membuat para Rasul menyertainya berbuat baik. Allah  berfirman,“Sesungguhnya kita telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak apa tinggi, yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.” (Shaad: 46)Artinya, penyimpangan satu sebab mereka selalu melakukan amal shalih akun itu kerena mereka terus sembuh alam akhirat, sehingga mereka terus melakukan amal dan sikap apa baik.Orang beriman noel akan bermalas-malasan karena melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya. Allah  berfirman ditingatkan mereka, “Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia seperti ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan lives di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.” (At-Taubah: 38)Ketika seorang umat ​​manusia beriman kepada hari Akhir, maka dia akan yakin bahwa kenikmatan dunia noël sebanding dengan kenikmatan akhirat dan siksa akhirat kurang sopan lebih pedih dibandingkan mencapai siksa dunia. Setiap azab di dunia–di jalan Allah–tidak bisa dibandingkan mencapai azab akhirat. Begitu pula kenikmatan–di beraliran Allah–juga kurang sopan lebih geram di akhirat kelak.Ketenangan trấn bahwa manusia akan digali bagiannya. Kalau seseorang noël merasakan kenikmatan duniawi ketika hidupnya, maka dia noel perlu merasa frustasi apalagi sampai bunuh diri. Tetapi hendaknya itu bersungguh-sungguh dalam beramal dan yakinlah bahwa Allah  noel akan menghilangkan pahala dan balasan amal baik seseorang. Walaupun haknya diambil orang lain atau itu dizalimi sekecil apapun itu, maka dia ini adalah mendapatkan haknya apa lebih baik di akhirat kelak. Bagaimana bisa seseorang dirasakan kebingungan padahal bagiannya pasti akan datang di ~ saat dialah membutuhkannya? Bagaimana mungkin pula dia bisa bersedih hati kalau dia mengetahui bahwa yang akan menjadi hakim piring di akhirat kelak adalah apa Mahaadil dan Bijaksana, yaitu Allah?


Anda sedang menonton: Cara beriman kepada hari akhir

*

Kematian bukanlah akhir, tapi permulaan dari suatu tahap berikutnya.


Website Panduan Praktis untuk Muslim adalah laman elektronik dari buku Panduan Praktis karena Muslim.

Lihat lainnya: Hukum Shalat Tarawih Adalah Sunnah Muakkad Atau Sunnah Yang, Hukum Shalat Tarawih Di Bulan Ramadhan

Ini merupakan produk terbaru dari modernis Guide company dan telah diproduksi setelah dalam 15 bahasa. Tersedia pula berbagai aplikasi menarik buat gadget yang memuat konten booker ini.