Hukum Shalat Tarawih bulan Ramadhan

*
Hukum shalat tarawih di moon ramadhan, Shalat Tarawih merupakan Shalat Sunnah Muakad yang sangat dianjurkan selagi memasuki bulan Puasa. Keutamaan Ibadah Shalat Tarawih di bulan Ramadhan cantik ditentukan biasanya landasarn dari Hadit’s Nabi Muhammad S.A.W, yaitu:


مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ“Barangsiapa ibadah (Shalat Tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka pengampunan baginya dosa apa telah lampau” (H.R Al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).BACA JUGA: PANDUAN penuh TATA CARA SHALAT TARAWIH individu dan SHALAT TARAWIH BERJAMAAHShalat Tarawih hukumnya adalah Sunnah MuakkadShalat tarawih merupakan shalat khusus yang dilakukan pada moon puasa, dilakukan ke shalat isya dan silam mengerjakan shalat witirHukum shalat tarawih adalah Sunnah Muakkad apa berarti Sunnah apa sangat dianjurkan dikerjakan, tidak wajib tetapi begitu kawanan manfaatnya sehingga mendesak dianjurkan karena dikerjakan.Baca Juga: Tanggal berapa banyak Puasa 2021? Ini penjadwalan Imsakiyah utama Subang lima 2021Shalat Tarawih bisa dikerjakan di Mesjid secara berjamaah atau bisa also dikerjakan di rumah.Hal menemani itu sesuai apa telah dicontohkan Nabi Muhammad, S.A.W apa mana beliau Shalat tarawih di Mesjid dan also di rumah, halaman ini bertujuan buat menghindari kegagalan persepsi di kalangan umat nanti bahwa shalat tarawih itu tidak wajib sehingga sanggup dikerjakan di rumah, akan tetapi tentu saja berjamaah di Mesjid juga lebih baik.Jumlah rakaat Shalat TarawihShalat tarawih di bulan ramadhan noël ditentukan secara rinci berapa banyak jumlah rakaat, apakah 11 (dengan witir) ataupun 23 (dengan witir)Shalat tarawih pada masa Abu Bakar dan UmarBerapa rakaat Shalat tarawih 8 rakaat-20 rakaat dan 39 rakaat?Shalat tarawih di atas zaman tersebut dilaksanakan 20 rakaat (tanpa witir), diatas masa Sayyidina Umar bin Khattab dan mayoritas Sahabat apa sudah disepakati ulama salaf dan khalaf,Bahkan were Ijma’ Ulama 4 Imam Mazhab: Imam Syafi’i, Imam Hanbali, Imam Hanafi dan Mayoritas mazhab Imam Maliki.Pada kalangan mazhab Maliki, terdapat ikhtilaf (perbedaan) antara 20 rakaat dan 36 rakaa, berdasar Hadiits riwayat Imam Malik bin Anas R.A, bahwa Imam Darul Hijrah Madinah memiliki pendapat bahwa Shalat tarawih itu lebih dari 20 rakaat sampai 36 rakaat:“Saya sulit orang-orang melakukan ibadah malam di moon Ramadhan, yakni shalat tarawih, dengan 39 rakaat-yang 3 adalah shalat witir”Imam Malik memilih 8 Rakaat, tetapi mayoritas Malikiyah sesuai dengan mayoritas mazhab Syafi’iyyah, Hanabilah dan Hanafilah apa sepakat shalat tarawih adalah 20 rakaat, dan chapter ini pendapat yang lebih kuat dan sempurna ijma‘-nya.Shalat Tarawih dan WitirShalat tarawih dan shalat sunnah lainnya tidak ada perbedaan secara umum, hanya saja shalat tarawih harus dilakukan nanti shalat isya di moon Ramadhan, sangan dianjurkan berjamaah.Rukun-rukun shalat tarawihRukun-rukun Shalat tarawih noel memiliki perbedaan dengan rukun shalat sunnah lainnya, misalnya dari segi ayat apa dibaca nanti Al-fatihah, diperbolehkan melafalkan ayat yang mana saja dari Ayat Al-Qur’an.Akan tetapi, sebagian Ulama mendesak merekomendasikan agar kata sandi surat-surat atau ayat-ayat tertentu.Terlepas dari berapapun rakaat yang ditunaikan saat shalat tarawih (sesuai yang telah dianjurkan di zaman Nabi Muhammad, S.A.W dan di zaman Sahabat, kita sebaiknya tidak memperdebatkan jumlah raka’at, dan tidak saling mencela. Sebaiknya untuk kita saling mengingatkan dalam kebaikan, karna Syurga terlalu luas untuk sendirian. (Re/Juni)