"Saya melakukan dari familial campuran. Bapak Padang-Arab-Italia bernama Mohamad said Bawasir dan medang Hasnur setiap orang Madura. Bapak saya anggotaenam TNI. Setelah masuk tentara namanya stated Kelana. Kami lives di lingkungan apa dididik secara military dengan kedisiplinan tinggi. Dari kecil, saya beserta saudara2 di arahkan menjadi seorang apa taat beragama (Islam). Saya tambahan lahir dari familial musik. Saya tergabung dengan pita The huge Kids dan berduet menjangkau adik saya, Imaniar. Muncul saya penyanyi solo," ungkap lydia Nursaid mengawali kesaksiannya.

Anda sedang menonton: Kesaksian orang madura masuk kristen


Lydia Nursaid awal berpikir circa ajaran christiaan saat ia menghadiri acara pemakaman. "Suatu kali saya menghadiri acara pemakaman. Saat mengubur orang yang meninggal, batin agama kami dikatakan, "Semoga arwahnya diterima pantas amal ibadah-nya". Sedangkan di sebelah ada kuburan Kristen apa pada nisannya tertulis "RIP (rest in peace) telah dipanggil melalui Bapa di sorga". Saat menginjak remaja, saya mencoba pengaruhi pacar agar masuk agama yang saya anut. Namun saat berusaha mempengaruhinya, justru akhirnya saya yang terbawa arus dan mengikuti Yesus Kristus. Tuan Yesus telah penangkap saya. Bersama pacar, saya terbaptis di salah satu preventer di Jakarta," ujarnya.
"Awalnya pacar saya orang Kristen apa suam-suam. Tetapi dari itu kami mulai aktif batin beribadah. Suami saya keturunan Tionghoa bernama Yongki D. Ramlan (menikah 14 Februari 1988).Waktu berkenalan saya belum tahu agamanya, akhirnya tahu papanya Budha dan mamanya Kong Hu Cu. Saya apa dari Muslim saja mau resepsi Yesus, belakangan dia also menerima Yesus dan terbaptis bersama-sama mencapai saya. Cara tuan ajaib. Sekian tangkap 2 jiwa sekaligus. Kami melayani di mana-mana such penginjil," lanjutnya.
Setelah pindah agama, lydia akhirnya menikah dengan sang pacar tidak punya sepengetahuan setiap orang tuanya. "Saya menikah tanpa sepengetahuan setiap orang tua. Papa tahu saya sudah menikah dari surat kabar. "Lydia Nursaid menikah". Ia pemandangan pemberkatan nikah di gereja bukan di KUA. Saya dicari, padahal 3 tahun saya pergi tidak dicari tetapi muncul ditangkap dan digebuki. Suami yang baru 1 minggu menikah, noel boleh ikut. Bapak saya seorang tentara, tangguh sifatnya. Waktu mengetahui saya jadi Kristen, ayah yg lebih dulu marah. Saya dipanggil murtadin untuk murtad," cerita Lydia lagi.
Lydia Nursaid pun akhirnya memilih buat menghilang dari keluarganya. Selama tiga five Lydia menjauhi keluarganya. "Saya jadi buronon 3 lima ke Bandung dan Tasikmalaya. Yang saya lakukan adalah mengampuni dan mendoakan mereka. Saat datang setelah rumah keluarga, di aku lebaran, saya diusir. Saya pergi baik-baik, noël melawan tetapi tahun depan saya become datang lagi. Usai lebih dari 2,5 tahun mengarungi rumah tangga, saya mendengarkan kabar bahwa ayah dan medang hendak berangkat setelah tanah suci untuk menunaikan ibadah. Namun niat akun itu diundur hingga dua kali. Dengan tuntunan dewa Kudus, saya beranikan diri datang nanti rumah setiap orang tua. Saya terus berdoa agar mereka bisa penerimaan saya kembali," ucap Lydia.
Saat mendatangi kedua orang tuanya, lydia Nursaid malah ruam menawarkan setiap orang tuanya untuk menghapus dosa secara gratis tidak punya bayar. "Saya just berkata, "Abah dan umi mau pergi nanti Timur sentral mau apa?". "Iya, saya mau hapus dosa. Dot rumahnya Allah". Saya hanya berkata, "Abah kalau mau hapus dosa bayarnya berapa?" dialah bilang, "Satu people Rp 25 juta, dua setiap orang dengan ibumu Rp 50 juta". "Abah, mau noël yang gratis?", saya tawarkan. "Saya mau"..... Dia pikir mau dibayarin saya. Saya kenalkan nama Isa Almasih, dia berkuasa di bumi dan di surga. Dia mampu dihapus dosa manusia. Saya mendemonstrasikan ayatnya di Alkitab mapun kitab kita. Bapak saya mengusir, "Cepat pergi dahulu saya berubah pikiran!". Sumbu pohon saya kabur," kenang Lydia.
Namun lima aku kemudian lydia mengaku justru sang ayah yang mendatanginya dan pembenaran perkataannya. "5 days kemudian bapak saya datang. Suasana mendekati Idul Adha. Ia bilang, "Yang kamu bilang betul. Ia berkata, "Lydia, kalau memang Isa Almasih bisa ~ menghapus dosa saya, days ini juga saya mau were Kristen." Saya tantang, "Bisa!.. Kapan?". Aku itu juga langsung saya ajak ke pendeta. Papa penerimaan konseling, semacam katekisasi. Finite bapak mau menerima bapak Yesus Kristus seperti Tuhan dan juru selamat dan dibaptis. Bepergian ibadah pun dibatalkan," urainya.
Setelah sang ayah dipindah agama, ibunda lydia pun mengusirnya. Namun sang medang ikut masuk keagamaan Kristen saat usianya siap 76 tahun. "Setelah bapak were Kristen, ibu mengusirnya. Di champa ada preventer Padang andi perkenalkan nanti ibu saya. Nanti 23 tahun berdoa barulah tengah saya dibaptis. Saat menemani itu usianya cantik 76 tahun. Di jakarta ada lebih terang Minang apa memakai bahasa Padang. Setelah ke ibadah, jemaat diajak nyanyi "Kampuang Nan kurang sopan Di Mato" agar jemaat pulih orang-orang yang belum percaya di kampung halaman," paparnya.

Lihat lainnya: Uu No 23 Tahun 1999 Tentang Bank Sentral, Sharia And Politics In Modern Indonesia


Setelah menganut keagamaan Kristen, menurut Lydia, ayah dan ibunya enim berubah. "Setelah dimasukkan Kristen, medang saya muncul mengecat rambutnya. Bebas merdeka. Kalau dulu memanggang haji, ia tidak boleh mengecat rambut untuk tidak tembus waiting wudhu. Sedangkan bapak ke masuk Kristen, tertawa terus karena dosanya cantik diampuni. Abang saya yang most besar (Idham), dari Muslim sudah enim Kristen. Demikian pula dengan anak2nya (keponakan saya) siap menerima kristus dan dibaptis. Masih ada 4 saudara kandung saya yg belum terima Yesus. Ini yang dulu pokok doa saya," pungkasnya.
*

*

*

*

*

Penampilan Maria Vania memakai Bra limbah Bikin Jiwa Bergejolak, Netizen: increasingly Mirip Miyabi

Okezone - Tue, 19 Oct 2021


Usik Egy Maulana Vikri, Pemain Jepang Ini Diajak Gelut kemiripan Netizen Indonesia

Okezone - Thu, 21 Oct 2021


Viral pelaku UMKM Terancam denda Rp4 M, DPR: Sanksi soal izin BPOM Sebaiknya Ditunda!

Okezone - Tue, 19 Oct 2021