Diterbitkan : 20 November 2020 17:00
Sumber : https://widhimahadi.blogspot.com/2020/09/perkembangbiakan-vegetatif-pada-tumbuhan.html
Penulis : WIDHI MAHADI NOWO WASONO

Di dunia apa beraneka warna, untuk kita pastinya senang memotret tumbuhan. Keindahan warnanya making kita tertarik buat mengabadikannya menjangkau kamera. Tentunya kita sudah kenal apabila kalau tumbuhan menyifati dengan cara vegetatif atau generatif. Perkembangan tumbuhan menjangkau cara vegetatif dibagi dulu dua, yaitu vegetatif bawaan dan vegetatif buatan. Ada kawanan cara tumbuhan untuk berkembang biak menjangkau vegetatif alami, kemudian akar tinggal (Rhizoma), spora, umbi lapis, umbi akar, umbi batang, geragih (stolon), tunas, dan penembak adventif.

Anda sedang menonton: Vegetatif alami dan buatan pada tumbuhan

VEGETATIF ALAMI

1. Akar akar Tinggal

*

Batang apa tumbuh menjalar dalam tanah atau biasa ditelepon dengan mengakar tinggal, akar akar rimpang, atau akar tongkat.

Conton tumbuhan apa berkembangbiak dengan cara ini adalah lengkuas, jahe, kunyit, dan temulawak.

2. Spora

*

Spora adalah berkembang biak sel apa berubah fungsional menjadi tool perkembiakan.

Contoh tumbuhan apa berkembangbiak mencapai cara ini adalah tanaman paku. Pada botani paku, spora dibentuk di atas daun.

Spora terletak pada kotak spora (sporangium) apa berkumpul di dalam sorus yang merupakan kumpulan kotak spora. Sorus berbohong di tepi bawah daun yang berupa kemudian bintik-bintik kecokelatan. Saat sporangium pecah, maka spora menjadi keluar dan bang pada tempat yang cocok. Barulah finite tumbuh botani paku yang baru.

3. Umbi Lapis

*

Umbi lapis adalah daun yang berlapis-lapis dan kental sehingga membentuk seperti batangnya. Diatas bagian dasar ditanam akar serabut. Di antara lapisan-lapisan umbi lapis, terdapat bakal tunas. Jika umbi lapis ditanam, bakal tunas ini adalah tumbuh were tunas, dan tumbuh jadi tanaman baru.

4. Umbi Batang

*

Umbi batangan adalah batang yang tumbuh di di dalam tanah dan digunakan buat menyimpan cadangan pakan dan form umbi. Jika umbi ditanam, tunas bisa tertanam dan membentuk tumbuhan baru.

Contoh tumbuhan apa berkembangbiak menjangkau cara ini adalah kentang dan ubi jalar.

5. Umbi Akar

*

Akar diatas tanaman apa berkembangbiak dengan umbi akar mengalihkan fungsi tabungan cadangan makanan. Perkembangbiakan types tanaman ini melalui tunas apa tumbuh dari bekas batangnya. Sehingga, karena mendapatkan individu baru dari botani ini hanya perlu menanam bagian sikap tumbuhan berupa batang.

Contohnya adalah wortel, bengkoang, singkong, dan bunga dahlia.

6. Geragih

*

Geragih adalah banyak apa tumbuh dan menjalar di permukaan tanah. Tumbuhan baru ini adalah tumbuh di ~ buku-bukunya dan noel tergantung diatas induknya.

Contohnya adalah pohon stroberi, pegagan, dan rumput teki.

7. Tunas

*

Tunas adalah bagian tumbuhan apa baru muncul dari kecambah ataukah kuncup yang berada di ~ permukaan tanah. Tunas mungkin terdiri dari batang, daun muda, calon bunga, ataukah calon buah.

Contohnya adalah sianosis tebu, pisang, dan bambu.

8. Penembak adventif

*

Tunas adventif adalah penembak liar apa tumbuh di luar bagian batang. Biasanya ia tertanam di tepi daun.

Contohnya adalah tumbuhan cocor bebek.

VEGETATIF BUATAN

1. Mencangkok

*

Perkembangbiakan vegetatif buatan mencapai cangkok adalah menumbuhkan akar tumbuh dari batang tanaman yang dicangkok. Lewat akar tumbuh dari batang botani itu kita sanggup mendapatkan tanaman baru. Sifat dari tumbuhan apa dihasilkan menjadi sama mencapai induk.

Keuntungan melakukan pencangkokan adalah:

1. Lebih cepat batin menghasilkan botani baru.

Mencangkok dapat dilakukan tidak punya menunggu pertumbuhan bunga, penyerbukan bunga, tumbuhnya benih dan pembenihan. Mencangkok just perlu memotong atau menyayat kulit diatas cabang tanaman. Sehingga cara ini jauh lebih cepat dari perkembangbiakan alami secara kawin (generatif).

2. Menghasilkan tanaman baru apa seragam sifatnya

Mencangkok adalah perkembang budaya vegetatif (tak kawin) sehingga tanaman anakan yang dihasilkan pribadi sifat dan materi genetik kemiripan persis dengan botani induk. Ini karena tidak ada digabung materi genetik dari dua individu seperti pada perkembangbiakan kawin (generatif).

Karena sifat yang sama mencapai induknya, manner ini bisa ~ digunakan karena menghasilkan anakan dari varietas unggul dalam jumlah banyak, misalnya buat menghasilkan tanaman dengan mass buah dan rasanya buah yang seragam.

3. Dapat menghasilkan botani baru dalam jumlah banyak

Karena porses mencangkok apa cepat, kita dapat menggukan cara ini untuk menghasilkan banyak bibit tanaman baru batin waktu apa cepat.

Kekurangan melakukan pencangkokan adalah

1. Noël ada keragaman genetik baru

Tanaman anakan yang dihasilkan become sama persis untuk merupakan klone dari induk.Kita tidak bisa mengembangkan varietas baru menjangkau cara mencangkok.

2. Noël bisa melakukan persilangan dua types tanaman

Kita tidak bisa menyilangkan dua varietas berbeda, sehingga tanaman hibrida jenis baru tidak bisa saksi dengan perilaku vegetatif buatan.

3. Tanaman apa dihasilkan rawan terkena wabah penyakit

Karena materi genetik botani anakan sasaran mencangkot kemiripan persis, bila ada satu tanaman terkena penyakit maka botani lain juga beresiko terekna penyakit apa sama.

Contoh tumbuhan yang bisa dicangkok adalah tumbuhan berbuah yang memiliki kambiumdan ranting apa lurus kemudian jambu air, Mangga, alpukat, sawo, rambutan, dan lain-lain.

2. Setek / stek

Stek adalah cara perbanyakan tanaman dengan benefit potongan tubuh botani (akar, daun, batang). Perilaku ini implisit perkembangbiakan mencapai cara vegetatif yang berarti tanpa melakukan perkawinan. Cara such ini lebih menyudahi jika dibandingkan mencapai cara perkembangbiakan vegetatif apa lain.

Beberapa jenis tumbuhan memiliki kondisi tersendiri di dalam mempercepat propagasi stek. Intensitas cahaya apa tinggi dapat produksi potongan setek membentuk akar lebih cepat, tetapi temperatur harus dijaga untuk dapat menyebabkan stres.

Jenis perilaku Stek Tanaman

Metode stek ini luaran beberapa jenis, diantaranya kemudian berikut:

1. Stek Batang

*

Stek bar adalah cara yang umum digunakan. Tanaman apa biasa dilakukan stek batang ialah potongan batang tumbuhannya memiliki ruas-ruas atau mata yang then dapat tertanam tunas baru. Batang yang akan distek harus yang sudah başı sehingga penembak baru dapat ditanam dibagian ruas-ruasnya. Batang tanaman yang sudah dipotong itu hendaknya ditanam pada tanah apa gembur dan cukup basah agar lebih mudah untuk tumbuh. Sirih, Jambu waiting dan Ketela sanose adalah contoh tanaman yang dapat dilakukan stek batang.

Stek batang terdapat 4 types yaitu berkayu sulit (hardwood) setengah melelahkan (semi harwood), woods lunak (softwood) dan golongan herba (herbaceous). Berikut penjelasannya:

Stek Batang hutan Keras (Hardwood)Metode ini adalah jenis stek yang mudah dilakukan untuk tidak crowd perlakuan khusus. Berwujud yang digunakan sebaiknya diambil dari cabang yang sedang batin kondisi dorman. Tipe tanaman apa biasa menggunakan manner ini adalah botani anggur.

Stek batang Berkayu Setengah melelahkan (Semi Hardwood)Pada umumnya manner ini digunakan untuk tanaman apa mempunyai daun yang lebar. Contoh penggunaan stek ini biasanya untuk jenis botani hias serta botani buah.

Stek batang Berkayu Lunak (Softwood)Metode ini digunakan buat menyetek tanaman apa memiliki kontak air atau sekulen apa banyak. Tradisional tanaman jenis ini memiliki pertumbuhan akar yang cepat.

Stek tanaman Herba (Herbaceous)Jenis tanaman yang biasanya menggunakan manner ini adalah botani bunga krisan dan kaktus pagar. Buat media steknya keuntungan tanaman apa mempunyai kandungan air atau sekulen apa banyak serta lunak.

2. Stek Daun

*

Metode ini adalah cara perkembangbiakan dengan cara menanam daun tanaman apa sudah cukup tua yang become tumbuh penembak baru. Types tanaman apa umum distek adalah tanaman hias seperti, sri rejeki, cocor bebek dan begonia serta bunga biru (sain folia). Bagian daun yang bisa ~ dipakai karena bahan stek ialah berupa helaian daun atau helaian lembaran berserta tangkai daunnya. Akar dan batang then akan tumbuh di atas bagian daun yang terpotong. Sedangkan bagian lembaran tersebut tidak berkembang dulu tanaman apa baru.

3. Stek Akar

*

Umumnya cara ini dilakukan dengan cara disemai sejajar mencapai permukaan tanah atau sedikit dilampiri kedalam negara (media tanam). Contoh tanaman yang bisa di stek akar adalah botani apel, sukun, strawberi dan beberapa jenis tanaman hias.

3. Ditemani / Okulasi

*

Menempel ataukah dikenal also dengan sebutan okulasi adalah cara menghasilkan botani baru dengan menempelkan tunas anak laki-laki pada ranting atau batang tanaman induk. Tujuan dari okulasi adalah terintegrasi dua sifat tanaman apa berbeda dari dua types tanaman.

Contoh jeruk nipis, kakao, belimbing, alpukat, dan lain-lain.

4. Mengenten

*

Mengenten adalah cara perkembangbiakan tak kawin (vegetatif) buatan, dengan demikian dua tipe tanaman apa berbeda digabungkan, dengan bagian bawah (akar dan pokok batang) berasal satu tanaman.

Mengenten bermanfaat mengabungkan sifat unggul dari dua jenis tanaman apa berbeda. Misalnya ada varietas mangga yang memiliki akar tahan lama dan dalam namun buahnya noël manis, sementara varietas lain memiliki akar yan noël kuat namun buah manis.

Dengan mengenten, kita ini adalah dapat menggabungkan detik sifat ini, dengan potongan bawah bibit diambil dari varietas berakar kuat, sementara bagian atas diambil dari varietas berbuah manis.

Mengenten dapat mengabungkan dua tanaman apa berbeda spesies. Misalnya, untuk kita dapat mengenten dengan bagian bawah dari kentang, sementara bagian atas diambil dari tomat. Hasilnya adalah tanaman apa menghasilkan umbi kentang dan buah tomat.

Tomat (Solanum lycopersicum) dan kentang (Solanum tuberosum) dapat digabungkan meski berbeda spesies, untuk keduanya berasal dari genus kesamaan (Solanum) sehingga berkerabat berdekatan dan memiliki kesamaan structure tanaman.

Lihat lainnya: Lyrics Im Not The Only One, I'M Not The Only One Lyrics By Sam Smith

Mengenten dilakukan menjangkau memotong penembak tanaman batin bentuk V, sehingga bagian overhead dan bawah dapat diabungkan. Sambungan ini then ditutup dan diikat. Bagian atas biasanya dipotong daunnya, dan disisakan seidkit, untuk mengurangi penguapan dan mempercepat pertumbuhan tunas.